Alhamdulillah… sekarang aku sudah memasuki trimester kedua.
Ya Allah, terima kasih atas penjagaan-Mu selama ini. Terima kasih karena Engkau sudah menemani dan menguatkanku melewati trimester pertama yang ternyata tidak mudah.
Trimester pertama benar-benar menjadi perjalanan yang panjang. Badan rasanya lemas sekali, mual, dan sempat mengalami diare sampai harus masuk rumah sakit. Ada hari-hari ketika aku hanya ingin beristirahat dan berharap semuanya baik-baik saja.
Tapi Alhamdulillah, satu per satu semuanya berhasil dilewati.
Kini memasuki trimester kedua, rasanya jauh lebih ringan. Mual sudah hampir tidak ada. Sesekali masih merasa begah, tapi dibandingkan dengan sebelumnya, aku jauh lebih menikmati hari-hari kehamilan ini.
Dan ada satu hal yang membuat semuanya terasa semakin nyata…
Gerakan kecilmu, Nak. 🥹
Kadang rasanya seperti gelembung kecil di dalam perut. Kadang seperti kupu-kupu yang lewat sebentar. Gerakannya masih sangat lembut dan belum selalu terasa, tapi setiap kali merasakannya, hati Mama langsung bahagia.
Ternyata ada kamu di sana.
Kamu sedang tumbuh.
Kamu sedang berproses menjadi seseorang yang suatu hari nanti akan Bunda peluk.
Terima kasih ya, Nak, sudah mau memilih Bunda dan ayah menjadi orang tua kamu.
Bunda mungkin belum menjadi ibu yang sempurna. Bunda juga masih sering khawatir dan banyak takutnya. Tapi bunda berjanji akan terus belajar, menjaga kamu, dan memberikan yang terbaik yang bunda bisa.
Semoga Allah selalu melindungi kamu di dalam rahim bunda. Menyempurnakan pertumbuhanmu, memberikanmu kesehatan, dan menjaga kita berdua sampai tiba waktunya kita bertemu.
Sampai nanti, Nak…
Tumbuhlah dengan sehat di sana.
Mama tunggu kamu. 🤍
I love you, little one.
Bunda, yang masih belajar menjadi seorang ibu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar